Artikel

Ragam Pengunjung Museum Kepresidenan RI Balai Kirti Tahun 2025 (Bagian 2)



Ragam Pengunjung Museum Kepresidenan RI Balai Kirti Tahun 2025 (Bagian 2)

Informasi

Apresiasi masyarakat melalui kunjungan ke Museum Kepresidenan RI Balai Kirti tahun 2025 terbilang cukup besar. Berdasarkan data kunjungan tercatat 54.941 orang berkunjung ke Museum Kepresidenan RI Balai Kirti selama satu tahun. Dari jumlah kunjungan tersebut dapat dilihat kategori pengunjung yang begitu beragam, mulai dari peserta didik sekolah dasar, sekolah menengah pertama, sekolah menengah atas, mahasiswa perguruan tinggi, masyarakat umum, hingga turis mancanegara.

Karakteristik masyarakat yang berkunjung ke Museum Kepresidenan RI Balai Kirti berdasarkan latar belakang domisili atau tempat asal juga sangat beragam, mulai dari Pulau Jawa, Sumatra, Sulawesi, Maluku, hingga Papua tercatat pernah berkunjung. Berikut rincian kunjungan Museum Kepresidenan RI Balai Kirti berdasarkan asal daerah:

No Asal Daerah Jumlah
1 Bogor 25.837
2 Jakarta 10.311
3 Tangerang 7.030
4 Bandung 2.992
5 Bekasi 2.664
6 Depok 2.933
7 Sukabumi 1.550
8 Cimahi 172
9 Garut 36
10 Karawang 64
11 Brebes 90
12 Cilacap 6
13 Surakarta 173
14 Yogyakarta 52
15 Magetan 25
16 Ponorogo 10
17 Kalimantan Timur 274
18 Kalimantan Tengah 124
19 Kalimantan Selatan 30
20 Bengkulu 85
21 Sumatera Utara 1
22 Sumatera Selatan 207
23 Riau 2
24 Bangka Belitung 58
25 Jambi 4
26 Sulawesi Selatan 14
27 Sulawesi Tenggara 15
28 Nusa Tenggara Timur 33
29 Maluku 1
30 Papua 34
31 Mancanegara 114

(Lima daerah dengan kunjungan paling banyak di Museum Kepresidenan RI Balai Kirti)

Berdasarkan data kunjungan dan grafik di atas, Bogor merupakan daerah yang menyumbang jumlah kunjungan terbanyak dengan 25.837 orang. Disusul kemudian Jakarta (10.311 orang), Tangerang (7.030 orang), Depok (2.933 orang), dan Bandung (2.922 orang).

Banyaknya jumlah kunjungan yang berasal dari wilayah Jabodetabek tidak terlepas dari kegiatan outing class atau studi wisata yang sering dilakukan oleh sejumlah sekolah yang berada di wilayah Jabodetabek. Apabila membaca kembali data kunjungan museum berdasarkan kategori (Ragam Pengunjung Museum Kepresidenan RI Balai Kirti Bagian 1), presentase kunjungan berdasarkan asal daerah berbanding lurus dengan jumlah kunjungan berdasarkan kategori yang didominasi oleh kalangan pelajar. Data kunjungan yang tercatat selama kurun waktu 2025 memberikan 2 gambaran sekaligus, yakni keberhasilan promosi dan publikasi museum menyasar wilayah yang ada di sekitarnya serta belum optimalnya promosi dan publikasi museum menjangkau wilayah yang lebih luas.

Masih minimnya jumlah kunjungan luar wilayah Jabotabek di Museum Kepresidenan RI Balai Kirti tahun 2025 akan dijadikan sebagai evaluasi untuk lebih memperkuat promosi dan publikasi museum. Bentuk promosi dan publikasi yang dapat dilakukan untuk menarik minat berkunjung ke museum antara lain: memperkuat kualitas dan produktivitas konten sosial media, membuat program publik rutin di museum, hingga menyelenggarakan program museum di ruang publik.

AYO ke MUSEUM!

Penulis: Kurniawan Ivan Prasetyo

 


Komentar