Mengenal Sejarah Kota Bogor Melalui Ekspedisi Balai Kirti
Informasi
Penulis: Kurniawan Ivan Prasetyo
Museum Kepresidenan RI Balai Kirti menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Balai Kirti pada Minggu (30/08). Kegiatan ini merupakan program publik pertama yang diinisiasi oleh Museum Kepresidenan RI Balai Kirti berbentuk tur sejarah Kota Bogor menggunakan moda transportasi bus uncal. Tujuan dari kegiatan Ekspedisi Balai Kirti adalah untuk mengenalkan tempat-tempat bersejarah Kota Bogor sekaligus media promosi dan publikasi Museum Kepresidenan RI Balai Kirti.
Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta yang merupakan masyarakat umum. Ekspedisi dimulai dari Museum Kepresidenan RI Balai Kirti pada pukul 08:30 WIB dengan mengunjungi sejumlah lokasi yang disebut sebagai terminal pemberhentian. Lokasi pertama adalah Museum Tanah dan Pertanian. Di Museum Tanah dan Pertanian, peserta diajak untuk melihat perkembangan kebijakan pertanian dari masa ke masa sekaligus jenis-jenis tanah yang terdapat di dalam museum.
Lokasi kedua adalah Museum Pajajaran yang berada di Batutulis, Kota Bogor. Di museum ini peserta diajak untuk lebih mengenal sejarah kebudayaan masyarakat Sunda sekligus melihat situs prasasti Batutulis yang terdapat di sekitar area museum. Lokasi yang ketiga adalah makam Raden Saleh. Di makam Raden Saleh, peserta diajak untuk mengenal sejarah maestro seni lukis Indonesia era kolonial yakni Raden Saleh. Selain mengunjungi lokasi-lokasi tersebut, peserta diajak untuk tur keliling kota melihat perkembangan sejumlah kawasan dan jalan di Kota Bogor. Terminal pemberhentian yang terakhir adalah Museum Kepresidenan RI Balai Kirti.
Kegiatan Ekspedisi Balai Kirti ini akan dilakukan secara rutin dengan mengunjungi berbagai tempat bersejarah di Kota Bogor. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan tersebut serta program publik lainnya dari Museum Kepresidenan RI Balai Kirti dapat diakses melalui akun Instagram resmi @balaikirti.