Berita

Melihat Jamuan Ala Kepresidenan dalam Program Perjamuan



Melihat Jamuan Ala Kepresidenan dalam Program Perjamuan

Informasi

Penulis: Kurniawan Ivan Prasetyo

Museum Kepresidenan RI Balai Kirti menyelenggarakan kegiatan Perjamuan di Perpustakaan Kepresidenan pada Sabtu (15/8/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi seputar kuliner kesukaan para presiden serta diplomasi kuliner ala presiden dalam menjalin hubungan baik antar negara.

Dalam kegiatan Perjamuan edisi pertama ini, tema yang diusung adalah “Kisah Rasa Dari Istana. Menghadirkan dua narasumber luar biasa, yakni Muhamad Muhtar (Protokol Kenegaraan Istana Kepresidenan Bogor) dan Caecelia Damayanti (Pemiliki Kecap Sie Wie Bo) kegiatan Perjamuan mengupas secara lebih dalam mengenai jamuan khas kepresidenan. Selain itu, dihadirkan pula kisah kecap legendaris asli Blitar (Sie Wie Bo) yang merupakan kecap kesukaan Presiden Sukarno. Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 WIB dan diikuti oleh 50 peserta yang terdiri dari masyarakat umum.

Muhamad Muhtar, dalam paparannya, menyampaikan sejumlah makanan kesukaan presiden serta latar belakang keluarga hingga budaya yang mempengaruhi selera lidah para pemimpin bangsa. Selin itu, Muhamad Muhtar juga menyampaikan bagaimana upaya dari para presiden untuk memperkenalkan makanan-makanan lokal Indonesia di panggung dunia dalam acara jamuan resmi kenegaraan.

Narasumber kedua, Caecilia Damayanti, memaparkan bagaimana perkembangan usaha kecap warisan leluhurnya yang kelak menjadi salah satu kecap kesukaan Presiden Sukarno. Dalam paparannya, Caecilia Damayanti menjelaskan bahwa pembuatan kecap dimulai pada tahun 1901 oleh Sie Bian Siang (ayah Sie Wie Bo) dengan label bertuliskan “kecap yang baik”. Seiring berjalannya waktu, kecap tersebut akhirnya sampai pada Presiden Sukarno. Menariknya, Presiden Sukarno kerap memesan secara resmi kecap Sie Wie Bo dan arsip dokumen pemesanan kecap tersebut masih disimpan oleh keluarga Sie Wie Bo.

Selain bincang-bincang mengenai kuliner kesukaan para presiden dan jamuan kepresiden, kegiatan Perjamuan juga mengajak peserta untuk mencicipi bebera makanan dan minuman kesukaan para pemimpin bangsa. Beberapa makanan dan minuman yang disajikan dalam kegiatan Perjamuan adalah empal gentong, arem-arem, sanggara bandang, edamame, colenak, pukis, opak, hingga es semlo. Selama kegiatan berlangsung, para peserta sangat antusias dalam mengajukan beberapa pertanyaan ke narasumber dan mencicipi semua makanan dan minuman yang disajikan.

Kegiatan Perjamuan ini dilakukan secara rutin dengan menghadirkan kisah kuliner kesukaan para pemimpin bangsa. Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan tersebut serta program publik lainnya dari Museum Kepresidenan RI Balai Kirti dapat diakses melalui akun Instagram resmi @balaikirti.


Komentar